Kontak
Depan > Siaran Pers > The Days of Culture and Handicraft of Indonesia
The Days of Culture and Handicraft of Indonesia

Pameran The Days of Culture and Handicraft of Indonesia di Riga, Latvia telah dimulai dengan awal yang sukses Pameran dibuka pada tanggal 16 Mei 2009 dan diawali dengan pagelaran cuplikan dari sendra tari Ramayana dan tarian tradisional Jawa dan Sumatera dan dihadiri oleh sekitar 200 orang undangan yang terdiri dari para pejabat pemerintah, anggota parlemen dan Duta Besar negara-negara sahabat di Riga serta media massa dan mitra Indonesia lainnya.

Pameran juga dibuka untuk umum yang dimulai dari pukul 20:00 hingga 01:00 dimana  Museum of Foreign Art Latvia mencatat jumlah pengunjung pada malam pertama pembukaan pameran adalah 9312 orang yang sebagian harus mengantri sampai 30 menit untuk dapat masuk ke dalam Musium untuk menyaksikan pameran seni budaya Indonesia. Berbagai tarian tradisional Jawa dan Sumatera dibawakan oleh para penari dari Kabupaten Sleman dan KBRI untuk Latvia yang berkedudukan di Stockholm serta presentasi mengenai Batik yang dibawakan oleh R. Bambang Sumardiyono, Pembatik profesional dari Sleman, Yogyakarta. Sementara untuk pertama kalinya seorang anggota Parlemen Latvia dari Partai Hijau yang sudah membuat 9 episode film dokumenter mengenai Indonesia, melakukan presentasi tentang Flora dan Fauna Indonesia kepada para pengunjung.

Peliputan yang luas oleh media massa setempat sebelum dimulainya pameran telah menambah rasa keingintahuan masyarakat Latvia terhadap seni budaya Indonesia. Berdasarkan siaran radio dan televisi setempat banyak masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Batik dan tarian tradisional Indonesia. Pameran yang akan berlangsung hingga tanggal 23 Mei 2009 berlangsung di Museum of Foreign Art yang terletak di kompleks Istana Presiden di wilayah kota tua Riga yang indah dan memamerkan berbagai jenis kain batik dengan berbagai motif dari bentuk klasik hingga kontemporer hasil karya R. Bambang Sumardiyono, pembatik asal Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Selain itu juga ditampilkan berbagai jenis Wayang Kulit serta pameran foto wajah, budaya dan alam Indonesia.

Pameran seni budaya dan kerajinan tangan Indonesia berlangsung hasil kerjasama Museum of Foreign Art Latvia dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Stockholm dan Pemda Kab. Sleman, Yogyakarta.

Pameran yang berlangsung selama satu minggu dan untuk pertama kalinya dilaksanakan di Latvia menandakan peningkatan hubungan baik antara kedua negara yang menjalin hubungan diplomatik sejak tahun 1993 setelah Latvia lepas dari Uni Sovyet pada tahun 1991.


 

Penolakan Pertanggungan Print this page
@ 2006, Indonesian Embassy Stockholm, Sweden